YOHANES PEMBAPTIS
Yohanes Pembaptis adalah anak dari Elisabet, saudara sepupu maria, ibu Yesus. Ayahnya, Zakharia adalah seorang iman dari rombongan Abia yang bertugas di Bait Allah
Yohanes diberi gelar "Pembaptis" karena pelayanan yang dia lakukan sebagai utusan Tuhan, yaitu membaptis orang-orang Israel untuk mempersiapkan kedatangan Tuhan Yesus. Upacara pembaptisan air tersebut biasanya dilakukan Yohanes di sungai Yordan.

Setelah Yesus yang berselisih usia 6 bulan dengan Yohanes, berumur 30 tahun dan akan memulai pelayanan-Nya yang fenomenal, Ia mendatangi Yohanes untuk dibaptiskan. Peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes merupakan salah satu peristiwa penting dalam kehidupan Yesus Kristus sebagai manusia.
KELAHIRAN YOHANES
Kelahiran Yohanes pembaptis tercantum dalam Injil Lukas pasal pertama. Awalnya pasangan Elisabet dan Zakharia tidak dikaruniai anak, karena Elisabet mandul. Pasangan suami istri tersebut telah cukup umur dan masi belum dikaruniai anak. Itu sebabnya, kelahiran Yohanes pembaptis dapat dikatakan sebagai "berkat" tak terduga bagi kedua orang tuanya.
Nampaknya kelahiran Yohanes pembaptis telah "direncanakan" oleh Allah dalam kebijaksanaanNya. Peristiwanya diawali ketika Zakharia bertugas membakar ungkupan di Bait Allah. Tiba-tiba malaikat Gabriel menampakkan diri kepadanya dan memberitahukan bahwa Tuhan akan mengaruniakan anak laki-laki kepadanya. Ia akan menamai anak tersebut Yohanes dan banyak orang akan bersuka cita atas kelahirannya.
Anak itu akan menyiapkan umat Israel untuk menyambut datangnya Mesis. Zakharia percaya ketika ia merasa dirinya dan Elisabet sudah lanjut. Karena itu ia menjadi bisu sampai anaknya lahir. Kebisuan itu baru berakhir setelah bayinya disunat pada hari kedelapan dan diberi nama Yohanes seperti firman Tuhan yang disampaikan melalui malaikat Gabriel. Demikian dicatat Alkibat:
Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya. Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata kata dan memuji Allah.
Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal disekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea (Lukas 1:63-65)
Waktu Kelahiran Yohanes
Pemberitahuan kelahiran Yohanes terjadi saat imam Zakharia dari rombongan Abia, melakukan tugasnya di Bait Allah (Lukas1:5). Rombongan Abia adalah kelompok ke 8 dari 24 kelompok imam yang bergiliran melakukan tugas di Bait Allah (1 tawarikh 24:7-18). Ada pakar yang berpendapat giliran ini biasanya jatuh pada awal bulan Sivan dalam kalender Yahudi atau sekitar bulan Juni kalender Masehi. Dengan demikian Elisabet mulai hamil pada bulan Juni atau segera setelahnya.
Apabila kehamilan Elisabet dimulai bulan Juni, maka Yohanes Pembaptis diperkirakan lahir bulan Maret-April di tahun berikutnya, menurut kalender Masehi, yaitu sekitar Paskah Yahudi.
Setelah menghabiskan masa pertumbuhannya sebagai calon nabi Allah di padang gurun, maka akhirnya kira-kira pada usia 27 tahun Yohanes muncul sebagai pengkhotbah di tepi Sungai Yordan dan berseru kepada bangsa Israel, " Bertobatlah sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"(matius 3:2).
Respon orang-orang yang mendengar seruannya sangat luar biasa. Banyak sekali orang Yahudi yang lalu berduyun-duyun mengaku dosa, bersedia bertobat dan dibaptis oleh Yohanes di Sungai Yordan. Penulis injil Matius berkata bahwa Yohaneslah yang dimaksud oleh nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gutun: Persiapkanlah jalan utnung Tuhan, luruskanlan jalan bagi-Nya."(Matius 3:3).
Yohanes memiliki banyak pengikut, termasuk orang-orang yang kemudian dipilih Yesus menjadi rasul-Nya. Yesus sendiri meminta untuk di baptis olehNya
KEMATIAN
Yohanes Pembaptis dipenjarakan karena menegur raja Herodes Antipas (anak dari Herodes agung) atas dosa perzinahannya, yang memperistri Herodias, istri dari saudaranya sendiri. Tindakannya yang menegur raja Herodes Antipas adalah sesuatu yang sangat berani dan mencerminkan visinya sebagai nabi Allah yang harus menegur dosa.
Menegur raja pada zaman itu adalah perkara hidup dan mati. Penjara pada masa itu adalah tempat yang sangat buruk. tidak ada makanan enak yang bisa di selundukan setelah menyuap sipir seperti penjara masa kini, maupun tayangan hiburan seperti TV dsb. Akhir hidupnya secara manusiawi terlihat menyedihkan, yaitu dia dipenggal kepalanya oleh Herodes atas permintaan anak dari Herodias (Matius 14:1-12).
Akan tetapi darah yang tercurah dalam kematiannya berbau harum di hadapan Allah, majikan-Nya. Yohanes telat setia sampai matinya, ia menjadi martir Allah demi membla kebenaran. Mahkota kehidupan dan kemuliaan telah menantinya sebagai penghargaan dari Sang Pencipta.
Kita patut merenungkan dan meneladani tokoh ini. Yohanes adalah pribadi yang lurus dan berjalan dalam kebenaran. Sebagai hamba Allah, ia tidak ragu untuk menegur dosa dan ketidakbenaran. Kehidupannya sungguh dibaktikan hanya kepada Allah. Ia juga pribadi yang rendah hati. Satu pernyataannya yang terkenal ialah, " Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil." (Yohanes 3:30)









1 komentar:
Dapatkan Penghasilan Tambahan Dengan Bermain Poker Online di www,SmsQQ,com
Keunggulan dari smsqq adalah
*Permainan 100% Fair Player vs Player - Terbukti!!!
*Proses Depo dan WD hanya 1-3 Menit Jika Bank Tidak Gangguan
*Minimal Deposit Hanya Rp 10.000
*Bonus Setiap Hari Dibagikan
*Bonus Turn Over 0,3% + 0,2%
*Bonus referral 10% + 10%
*Dilayani Customer Service yang Ramah dan Sopan 24 Jam NONSTOP
*Berkerja sama dengan 4 bank lokal antara lain : ( BCA-MANDIRI-BNI-BRI )
Jenis Permainan yang Disediakan ada 8 jenis :
Poker - BandarQ - DominoQQ - Capsa Susun - AduQ - Sakong - Bandar Poker - Bandar 66
Untuk Info Lebih Lanjut Dapat menghubungi Kami Di :
WA: +855968010699
Skype: smsqqcom@gmail.com
Posting Komentar